Menu Navigasi
· Beranda
ORGANIK HIJAU
· Organik Hijau
· Program
· Inovasi
· SQ dan EQ
· Petani Penggagas
INOVASI BUDIDAYA
· SIBUPA
· Bibit
· Pupuk Alami
· Pengendali Hayati
· Stress Tanaman
INFORMASI
· Artikel
· Kategori Berita
· Kontak
Artikel Terbaru
Belum tersedia artikel
Masuk
Nama Anggota

Kata Sandi



Bukan anggota kami?
Klik disini untuk register.

Lupa Kata Sandi saya?
meminta sandi disini.
Organik Hijau, Visi dan Misi

VISI dan MISI

Visi

Visi Organik Kuat adalah mengembangkan budidaya pertanian dengan basis pertanian organik, Energi Hijau, dan pola penghematan secara menyeluruh

Misi

Misi Organik Kuat adalah menerapkan dan mengembangkan teknik budidaya organik berbiaya murah, membangun mekanisme komunikasi, dan kondisi ekonomi,sosial masyarakat petani Indonesia

ORGANIK HIJAU

Dideklarasikan dan disepakati bersama di Kota Cimahi di kediaman ki jantara dan saat sekarang sudah berkembang menjadi kelompok penggagas dimana semua pengembangan karya-karyanya berorientasi tepat guna, penghematan, dan solusi daerah masyarakat petani pada umumnya. Organik Hijau ini dibentuk dan berasal dari petani berfokus ruang lingkupnya tertuju pada aplikasi teknis budidaya pertanian organik menyeluruh berbiaya murah untuk masyarakat petani.

Latar Belakang

  • Kepedulian terhadap kondisi kekinian pertanian secara nasional
  • Kondisi lahan pertanian yang memprihatinkan
  • Kualitas dan kuantitas produksi pertanian yang menurun
  • Daya saing produksi pertanian nasional semakin melemah
  • Sarana Produksi yang terus meningkat (pupuk,hama,dll)
  • Ketersediaan pangan nasional
  • Terjadinya pergeseran karakter petani secara sosial menjadi petani, pengusaha tani dan buruh tani
  • kualitas produksi pertanian agar dapat diterima secara internasional
  • Menyambut dan persiapan Pertanian Organik dan siap Go Organik.

Hasil Yang Dicapai Berdasarkan Respon Petani

  • Lahan menjadi subur kembali dalam jangka waktu dapat satu musim tanam
  • Terjadinya penurunan biaya produksi berbudidaya
  • Terjadinya peningkatan hasil dan kualitas produksi
  • Pembelajaran dan petani menyadari potensi bertani dengan pola ekologi dan hayati/organik yang tepat menjadi alternatif terbaik dibandingkan pola konvensional (boros air, berbiaya mahal, produksi minim)
  • Kualitas dan mutu hasil produksi meningkat
  • Menerapkan teknologi temuan petani kepada petani dengan bahan dasar lokal
  • Mendistribusikan produk petani (benih, pupuk, pengendali hama,dll) dari petani ke petani dengan standard kualitas yang dipantau sistem Organik Hijau, sehingga dapat menekan faktor biaya produksi dan kelangkaan
  • Mengembangkan alternatif-alternatif murah berbudidaya untuk petani
264,934 unique visits theme rumput Oleh Ki Jantara